8 Penjuru Mata Angin dan Gerakan Sikap Kuda-kuda
8 PENJURU MATA ANGIN
Pengertian dan pemahaman mengenai arah sangat diperlukan dalam pembentukan gerak dasar pencak silat. Arah yang harus dipahami adalah arah delapan penjuru mata angin, dalam pengertian gerak, yaitu :
1)
Belakang
2)
Serong
kiri belakang
3)
Samping
kiri
4)
Serong
kiri depan
5)
Depan
6)
Serong
kanan depan
7)
Samping
kanan
8)
Serong
kanan belakang dan 0 = titik awal setempat.
Dapat dimulai sebagai latihan dasar kuda-kuda depan, bergerak dari nomor 1 (belakang), kemudian ke nomor 2 arah serong kiri belakang dan seterusnya. Latihan dapat dilakukan berputar menurut arah jarum jam. Selanjutnya dapat dilakukan dengan langkah mundur, karena sifat pencak silat ditekankan pada pembelaan.
SIKAP KUDA-KUDA
1. Kuda-kuda Depan
Untuk melatih kuda-kuda depan, kita pergunakan garis 8 penjuru mata angin. Dimulai dari berdiri di tengah-tengah titik 0. Bergerak kaki kin dulu atau kanan, berat badan dilimpahkan pada arah depan, jadi titik berat badan berada sedikit pada kaki depan.
2. Kuda-kuda Belakang
3. Kuda-kuda Tengah
Kuda-kuda tengah adalah kuda-kuda yang kuat, banyak dilakukan pada serangan atau tangkisan
yang agak rendah. Pada kuda-kuda tengah keseimbangan badan ada di tengah tengah. Dan pinggang sampai kepala harus lurus dan tegak.
Pandangan ke depan, kedua lutut segaris tegak lurus dengan ibu jari kaki kiri
dan kaki kanan.
Pada dasarnya prinsip pelaksanaan sikap kuda-kuda tengah sama dengan melaksanakan kuda-kuda depan. Pada kuda-kuda depan hanya kaki, sedangkan
pada kuda-kuda
tengah lutut kuda-kudanya segaris tegak harus dengan kedua kaki
masing-inasing.
4. Kuda-kuda Samping
Dari titik 0
kaki kiri menggeser ke samping kiri. Berat badan pada kaki kiri,
bahu kanan sejajar/segaris dengan
kaki. Kuda-kuda ini banyak dipakai untuk
mengelak serangan
menghilangkan bidang sasaran sena untuk masuk menyerang lawan memotong langkah lawan.
5. Kuda-kuda Silang
Kuda-kuda
silang dapat dilaksanakan yaini laug depan
dan silang belakang. Berat badan dilimpahkan pada satu kaki yang lain ringan
sentuhan dengan ibu ujung jari kaki. Di daerah berpasir atau berlumpur, ujung
jari atau punggung kaki dapat mengambil sikap menyerok. Pada sikap silang
deposit kaki yang ringan siap untuk menendang/menjejak, tetapi lincah berpindah
arah untuk menghilangkan serangan. Pada sikap silang belakang kaki yang dipakai
tumpuan dapat untuk menyerang. Posisi ini untuk sekali-sekali menipu lawan,
kaki yang satunya dapat berubah tempat. Sikap gerak pembelaan/serangan selalu didukung
oleh sikap kuda-kuda tertentu, maka latihan sikap kuda-kuda harus ditanamkan
benar-benar. Latihan dasar kuda-kuda dilakukan dari sikap tcgak 2.



















Sangat membantu dalam proses belajar mengajar
ReplyDeleteTerimakasih ilmunya semoga bermanfaat
ReplyDelete